Pendidikan dalam bahasa Yunani berasal dari kata pedagogik yaitu ilmu menuntun anak.Orang Romawi melihat pendidikan sebagai educare,yaitu mengeluarkan dan menuntun, tindakan merealisasikan potensi anak yg dibawa waktu dilahirkan di dunia. Bangsa German melihat pendidikan sebagai Erziehung yg setara dengan educare,yaitu membangkitkan kekuatan terpendam atau mengaktifkan kekuatan atau potensi anak. Dalam bahasa Jawa,pendidikan berarti pengolahan,mengolah,mengubah kejiwaan,mematangkan perasaan,pikiran,kemauan dan watak,mengubah kepribadian sang anak.
Pokok pikiran yg ke tiga ini,selain merupakan definisi pendidikan,sekaligus menggambarakan pula tujuan pendidikan nasional kita.Disana tertera tujuan yg berdimensi ke TUHAN-AN ,pribadi,dan sosial. Artinya pendidikan yg dikehendaki bukanlah pendidikan sekuler,bukan pendidikan individualistik,dan bukan pula pendidikan yg mencari keseimbangan diantara ketiga dimensi tsb. termasuk dalam hal ini pendidikan karakter.
FILSAFAT PENDIDIKAN
Pola dan dan system berpikir filosofis demikian dilaksanakan dlm ruang lingkup yg menyangkut bidang bidang sbb.
1. COSMOLOGI yaitu suatu pemikiran dalam permasalahan yg berhubungan dengan alam semesta,ruang dan waktu.
2. ONTOLOGI yaitu ttg pemikiran asal usul kejadian alam semesta,darimana dan kearah mana proses kejadiaanya.
3. PHILOSOPY OF MIND yaitu pemikiran filosofis ttg jiwa dan bagaimana hubungannya dengan jasmani serta bagaimana dengan kebebasan kehendak dari manusia (free will).
4. EPISTIMOLOGI yaitu suatu pemikiran yg menyatakan apa dan bagaimana sumber pengetahuan diperoleh,apakah dari akal pikiran( rationalisme ) atau dari pendalaman panca indera (empirisme ) atau dari ide ide ( aliran idealisme ) atau aliran dari tuhan.(theologisme).
5.AXIOLOGI yaitu pemikiran ttg nilai nilai tinggi dari Tuhan. Misalnya,nilai moral,nilai agama,nilai keindahan (estetika).
ARTI FILSAFAT PENDIDIKAN
Berfilsafat dan mendidik adalah dua fase dalam satu usaha.
Berfilsafat adalah memikirkan dan mempertimbangkan nilai nilai dan cita cita yg lebih baik,sedangkan mendidik ialah usaha merealisasikan nilai nilai dan cita cita itu dalam kehidupan dan dalam kepribadian manusia. Mendidik ialah mewujudkan nilai nilai yg disumbangkan filsafat ,dimulai dengan generasi muda,untuk membimbing rakyat dan membina nilai nilai didalam kepribadian mereka,dan melembagakannya dlm kehidupan mereka.
Jhon Dewey memandang pendidikan sebagai suatu proses pembentukan kemampuan dasar yg fundamental,baik menyangkut daya pikir,(intelektual) maupun daya perasaan (emotional) menuju kearah tabiat manusia.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar